Kamis, 14 Desember 2017

[Artikel] Monastery yang harus di kunjungi di Georgia

 
Tbilisi from old castle

Mengunjungi Georgia sama ibaratnya dengan lawatan monastery. Mudahnya menemukan monastery di Georgia sama seperti mudahnya menemukan masjid di Indonesia. Kebanyakan warga Georgia adalah penganut katolik ortodoks, meskipun disana pun kita bisa menemukan beberapa orang muslim dan yahudi tapi atmosfer ke-ortodoks-annya sangat terasa kuat sekali.

Beberapa waktu lalu saya mengunjungi Georgia dan tentunya melakukan lawatan ke banyak monastery yang ada disana. Ada beberapa monastery yang masih membekas di hati karena beberapa alasan. Let's check this out

Svetitskhoveli Cathedral

 

Terletak di sekitar Mtskheta, Katedral ini memiliki sejarah yang terbilang luar biasa. Ntah benar atau tidak, yang jelas mereka mengklaim bahwa mantel Yesus terkubur di bawah katedral tersebut. Hal ini terjadi ketika Eliaz berkungjung ke Jerusalem ketika Yesus di salib dan pulang ke Georgia dengan membawa mantel Yesus tersebut. Kemudian saudara perempuan dari Eliaz mengambil mantel tersebut dan seketika meninggal (mungkin karena kejadian magis), yang tidak bisa dilepaskan dari badannya. Kemudian mantel tersebut dikubur bersamaan dengan saudarinya tersebut. Hingga suatu ketika (lagi-lagi) ada kejadian khusus yang magis sehingga membuat orang mengetahui letak mantel tersebut terkubur dan kemudian membangun katedral diatasnya. Katedral ini juga tempat dikuburkannya para raja Georgia yang terletak di dekat altar. Salah satu batu nisan disana ditulis menggunakan Farsi.

It's a worth to visit since this cathedral has a lot more stories inside. You could hire a guide to tell you the story

Jvari monastery

 

Terletak di Mstkheta dan lagi-lagi berada di atas. Menggapainya pun tidak memerlukan usaha lebih karena bisa dengan mudah digapai menggunakan kendaraan pribadi atau mobil travel. Dibangun sekitar abad 5-6, ada pula benteng yang notabene dijadikan tameng (dan tinggal separo karena hancur). Lokasi ini tentu saja strategis karena dari atas sana kita bisa melihat Svetitskhoveli (dan tentunya dari Svetitskhoveli bisa melihat keatas kearah Jvari ini).

 

 
dari sini bisa terlihat Svetitskhoveli

Annanuri Monastery

 
one of best pictures I ever take

Monastery ini terletak sekitar satu jam dari Tbilisi (arah menuju Kazbegi). Kenapa monastery ini spesial? Karena letaknya yang luar biasa indah menghadap danau yang hijau menyegarkan mata. Kamu bisa naik ke menara dan dari sana kamu akan bisa melihat danau dan pemandangan yang menyegarkan mata. Terdapat pula alfabet kuno Georgia di dinding depan sebelah pintu masuk monastery.

 

 
old Georgian

Gergeti Monastery

 

Menuju monastery ini memerlukan effort yang luar biasa dari Tbilisi. Perjalanan ditempuh sekitar 3-6 jam tergantung speed kita dan berapa lama kita berhenti sepanjang perjalanan. Tapi perjalanan selama itu akan terbayar dengan pemandangan yang luar biasa indahnya satu jam menuju Kazbegi. Berbukit-bukit, berkelok-kelok, dengan suhu sekitar 12 derajat (ketika musim gugur), dan tentunya asri.

Setelah sampai di titik point awal keberangkatan pun, kita harus berganti mobil yang digunakan untuk naik ke atas. Jika kalian pernah ke Bromo, jalanan menuju puncak katedral ini hampir mirip dengan Bromo. Bedanya kita tidak perlu berjalan terlalu jauh untuk menuju puncak karena diantar menggunakan mobil. Jalannya berkelok-kelok, nggak usah ditanya. Hmm disana, kalian akan merasa 'Masa besar tuhan yang menciptakan semua ini'. No seriously. Luar biasa indahnya. Meskipun baru dibangun pada abad ke 14 tapi tempat ini layak dikunjungi karena kalian akan merasa betapa extraordinary nya mereka bisa membangun tempat ibadah di tempat tertinggi seperti ini. Btw, Kazbegi merupakan perbatasan Georgia - Rusia. For more pictures please check out here


Perlu dicatat ya, kalau kalian mengunjungi monastery, jangan lupa membawa penutup kepala karena mereka mewajibkan kita menutup kepala kita seperti ketika berkunjung ke masjid. Beberapa monastery menyediakan selendang kok.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar